Menjadi Pengantin Berjilbab

Assalamualaikum,

Namaku Suci Utami, seorang Ibu rumah tangga, entrepreneur, mahasiswi, blogger.. Apa aja deh.. Hehe..

Aku mau berbagi cerita hijabku..

Berawal dari pertengahan bulan Maret tahun 2010, aku sekeluarga berangkat ke Tanah Suci utk menunaikan ibadah umroh.. Pengalaman umroh pertama kali untukku.. Ketika disana, subhanallah.. Aku merasa sangat dekat dengan Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.. Sholat menghadap kiblat, yaitu Ka’bah pun menjadi kegiatan sehari hariku..

Selama disana, setiap kali memandang Ka’bah dgn rasa kagum.. Aku pun menangis, menangisi dosa2 yg pernah aku perbuat selama ini.. Aku juga meminta ampun kpd Allah SWT.. Saat itu, aku belum berhijab.. Lalu tersirat dipikiranku, “apa setelah umroh ini aku harus pake jilbab ya?”. Pertanyaan ini selalu terngiang ngiang dibenakku. Bahkan sebelum berangkat umroh, aku kerap menanyakan hal ini ke sodara2 aku, “Teh, kalo pulang umroh harus pake jilbab gak sih?”. Saat itu sih aku masih mengharap adanya dukungan orang2 yg membolehkan untuk tidak berjilbab.. Ya seperti biasa, aku pun seakan membenarkan saran2 mereka dgn statement klise “iya ya Teh, yg penting kan gimana niat dan hatinya ya.. Hatinya aja dulu yg dijilbabin..”

Tapi ketika aku dah berhadapan langsung dgn Ka’bah, meminta ampun pada Allah.. Melihat kebesaran Allah SWT di Tanah Suci, aku pun jadi berniat lagi utk memakai jilbab.. Niat itu, pertanyaan itu.. Selalu aku sampaikan ditiap doaku disana.. Aku cuma bilang, “Ya Allah, berikan aku petunjuk..hidayah..dan apabila sudah waktunya aku menutup aurat..mohon berikan aku keikhlasan tanpa rasa terpaksa”.

Akhirnya, sehari sebelum aku meninggalkan Mekkah utk kembali ke Jakarta, aku pun mengalami suatu kejadian yg cukup aneh. Tiba2 aku kehilangan sebelah anting kesayangan yang selalu aku pake ditelingaku sejak SMP! Dicari keseluruh kamar hotel, gak ketemu juga.. Kemudian aku diam sejenak, lalu berkata dalam hati “Mungkin ini petunjuknya..” Aku pun berhenti mencari, karena tau kalo sudah memutuskan berjilbab.. Toh anting yg biasanya jadi pemanis telinga itu jg gak akan terlihat..

Sesampainya di Jakarta, Ibuku langsung mengajak aku dan adikku pergi ke salon (karena capek, jadi perawatan dulu gitu).. Waktu mau pergi, adeku berpakaian ya seperti dia biasanya.. Pake kaos, jeans dan rambut diikat.. Aku tadinya jg udah mau seperti itu, tapi terus aku ingat.. Ingat siapa? Allah SWT.. Kayanya malu bgt aja gitu, sewaktu di depan Ka’bah udah nangis2 minta ampun ama Allah, tapi masa sampai tanah air masih gini2 aja.. Jadi dengan Bismillah, lalu minta restu orang tua dan calon suami.. Aku pun memutuskan untuk memakai berjilbab..

Menjadi Pengantin Berjilbab

Pada tahun yg sama, yaitu 2010.. Aku pun berencana menikah.. Rencana ini sudah ada sebelum kami sekeluarga pergi umroh.. Hanya saja, waktu itu aku masih belum berjilbab, jadi model baju, tatanan rambut, dsb ya belum disesuaikan dengan penampilanku setelah pulang umroh.

Keluargaku sempat bertanya-tanya, “teteh nanti waktu nikah tetep mau pake jilbab?” Ya udah pasti jawabanku, “iya lah..” Karena aku gak mau copot-pasang gitu.. aku yakinkan ke keluarga, kalo perias pengantin jaman sekarang udah jago2.. Pasti mereka tetap bisa mengkreasikan jilbab dan adat.. Dan ternyata bener lho.. Alhamdulillah Allah memberikan petunjuk agar aku memilih perias yang memang sudah ahli mengkreasikan jilbab dgn adat sunda, persis seperti yang aku mau.

Akhirnya, aku pun menjadi pengantin berjilbab.. Sesuatu yg gak pernah terpikir olehku.. Dan ketika menjalaninya, somehow segalanya menjadi lancar.. Kata orang2, aku terlihat lebih cantik dan aku juga sangat bersyukur karena tetap mempertahankan hijabku untuk hari pernikahanku.. Alhamdulillah..

Kehidupanku setelahnya…

Kalo ada yang bilang, “pake jilbab susah cari kerja”, “pake jilbab kelihatan tua”, “sayang kan rambutnya bagus2 ditutupin”, dan sebagainya dan sebagainya.. Pernyataan-pernyataan tersebut diatas sedikit non-sense.. Berdasarkan pengalamanku, memakai jilbab malah seakan akan membuka pintu rezekiku menjadi lebih lebaarrrr.. Gak percaya? Setelah berjilbab dan menikah, karena ibu rumah tangga jadi daripada gak ada kerjaan ya iseng-iseng nge-blog.. Gak pernah kuduga, ternyata blog bisa jadi saranaku untuk syiar juga.. Memang pemahaman agamaku belum terlalu mendalam, tapi aku seneng bgt kalo ada pembaca blog ku yang terinspirasi memakai jilbab karena melihat blog ku.. Subhanallah.. Aku seneng bgt..

Selain blogging, aku pun membuka Online Shop yang menjual busana muslim juga.. Dan subhanallah, benar-benar diluar ekspektasi aku.. Responnya luar biasa, rejeki pun mengalir dengan lancarnya dari usahaku itu.. Tak henti-hentinya aku bersyukur, karena kalo bukan karena memutuskan untuk berjilbab, hal ini gak mungkin terjadi.. Bisa menginspirasi muslimah utk istiqomah, bisa punya usaha online yang alhamdulillah maju, bisa bertemu dan kenal dengan teman2 baru.. Subhanallah, alhamdulillah, Allahuakbar.. Semua karena Allah.. Allah Maha Baik..

Mudah2an ceritaku ini dapat bermanfaat dan memberikan sedikit inspirasi bagi ukhti yang belum berjilbab untuk jangan ragu lagi dan segera memutuskan untuk berjilbab..

written by: Suci Utami

founder of Such! by Suchi

About these ads

4 thoughts on “Menjadi Pengantin Berjilbab

  1. ErMa mengatakan:

    Subhanallah,,, Semoga kita semua selalu istiqomah ya teh… :)
    hatur nuhun seritanya ^_^

  2. Nur Fitri mengatakan:

    berhijab bukan suatu penghalang untuk mencapai cita dan impian yang positif :)

  3. Intan Noor mengatakan:

    yup semoga wanita muslimah diseluruh indonesia bahkan dunia, bisa melihat cerita2 ini. Semoga dari blog ini akan terjalin ukhuwah islamiyah yg lbh mendalam..Amin.. Sukses ya mba :)

  4. yusita ditadhania mengatakan:

    subhanaALLAH ka suci,, dan FYI aku pertama kali liat tutorial hijabnya ka suci ntuk kreasi mengkreasi berhijab, thx kaa.. subhanALLAH smg selalu istiqomah,Amiien

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 18.043 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: