Hadiah yang Membuka Hatiku

Assalamualaikum,
Sebelumnya ingin menceritakan tentang pengalaman awal saya mengenakan hijab.  Alhamdulillah ini tahun ke 3 saya dengan hijab, insyaAllah akan selalu istiqomah. Aamiin.

Saya anak pertama dari 4 bersuadara, 3 adik saya laki-laki, mungkin karena itu saya sedikit tomboi dan hobi saya main basket. Saya masuk tim basket dari sejak SD. Sewaktu SD sampai dengan SMP Mama sering dipanggil karena saya sering berkelahi dengan teman, jangan dikira dengan teman wanita melainkan dengan teman laki-laki. Masuk SMA, saya mulai serius belajar dan menjadi ketua tim basket saat itu. Saat kelas 2 SMA saya bertemu dengan seorang teman lelaki yang menurut saya berbeda, dan sangat dewasa diantara teman-teman seumurannya. Dia banyak mengajarkan saya bagaimana menjadi wanita, baik bersikap maupun berperilaku. Saya yakin, mungkin agak lelah untuknya membimbing saya tapi sampai hari ini ia masih terus membantu saya.  Perlahan saya mulai berubah, menjadi lebih femimn, tapi belum dengan jilbab. Saat masuk kuliah, saya dapat hadiah jilbab dari dia, terharu dan membuat saya sadar dengan kewajiban sebagai seorang muslimah. Tapi saya masih belum mengenakannya, walau niat sudah ada.

Singkat cerita, pada semester 3 tahun 2009, kebetulan saat itu bulan puasa akhir, saya ke kampus dengan memakai jilbab. Reaksi teman-teman saat itu beragam namun saya nyaman menggunakannya.  Saat pulang, saya dijemput. Betapa senangnya pacar saya melihat saya sudah mantap dengan jilbab, terpancar kebahagian dari matanya saat itu. Mamah dan keluarga, memberikan nasihat agar tetap teguh dengan jilbab dan sikap serta ibadah juga harus lebih baik. Walau sempat bingung mencari tutorial hijab, akhirnya saya melihat artikel Hijabers Community di koran. Dari situ saya mulai follow twitter dan membuka blognya. Blogger favorit saya adalah Suci Utami, cantik, pintar, menikah muda, dan stylish dengan hijabnya. Saya juga akhirnya sering ikut partisipasi dalam komunitas HSC dan HC, datang ke pengajian dan bersilaturami dengan muslimah yang subhanallah cantik dan menginspirasi. Alhamdulillah,banyak manfaat menggunakan hijab walau pernah tergoda dengan baju-baju lucu yang ada tapi insyaAllah saya akan tetap dengan hijab saya. Saya ingin meninggal dalam keadaan berhijab. Dengan hijab saya tidak ‘mati’ melainkan banyak membuat perubahan yang insyaAllah lebih baik, aamiin. Pintu rezeki terbuka, alhamdulillah saya bisa membuka online shop dan mengelolanya sampai hari ini. Saat ini saya sudah bekerja walau belum diwisuda, saya anggap ini berkah dari Allah SWT, jalan yang begitu mudah dan banyak hal yang baik lainnya yang saya dapatkan.

So, buat kalian yang masih ragu menggunakan hijab. Yakinlah, hijab adalah kewajiban bukan kesiapan. Saya menyesal pernah berfikiran kolot tentang jilbab. Saya salah, dan untuk para muslimah lainnya jangan menunggu kesiapan karena jilbab kewajiban, dan menjadi stylish dengan hijab adalah pilihan.

Thanks to Arbi Hartamu dan keluarga yang membimbing saya selama ini. Terima kasih buat teman-teman Hijab Style Community dan Suci Utami yang menginspirasi saya.

Wassalamualaikum,ukhti.

written by: Dayana Afrilian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: