Sedihku Hidayahku

Assalammu’alaikum,

Namaku Listya Suciarti panggil saja aku Uchi. Aku karyawati bekerja di salah satu perusahaan Multinational.

I will share CERITA HIJABKU

HIJAB, saat itu aku tidak terpikir untuk menggunakannya segera, keinginan untukmenutup aurat sebagai seorang muslim pasti ada, namun kala itu masih kuurungkan untuk menutup auratku. dan hal ini pun terjadi. Berawal dari bulan September tahun 2010, dimana saat itu aku sedang merencanakan proses dengan pasanganku untuk memenuhi setengah iman dari manusia, namun hubungan yang dibina selama 4 tahun tersebut tiba tiba berakhir tanpa diduga dikala proses itu sedang berjalan. Sebagai wanita saat itu yang kurasa hanya sakit akan pengkhianatan, malu akan omongan keluarga dan teman teman dan takut untuk melangkahi hari esok, egois merasuki ku kala itu dengan banyak pertanyaan MENGAPA HARUS AKU dan MENGAPA?, kejadian ini terjadi tepat di bulan puasa saat dimana setiap manusia berlomba lomba untuk meraih kebaikan, begitu juga aku, aku merasa Allah menguji sabarku dengan teguran-NYA.

Selama bulan puasa itupun, tak jarang aku meratapi dan menyadari bahwa semua hal yang kita miliki saat ini murni hanya titipan dari Allah, sebaik apapun manusia berencana namun jika Allah tidak berkehendak maka tidak adalah arti daya manusia. Kalimat “KUN FAYAKUN” berkumandang hampir setiap hari disetiap sholatku. Saat itu pun aku mengerti bahwa penguasa dari segalanya hanya Allah, semua hal baru akan bisa berjalan atas ijinnya. Seiring waktu berjalan aku mulai memperbaiki diriku perlahan-lahan dan menyadari bahwa tidak ada penolong yang lebih baik selainNYA, semua ampunan, tobat dan doa kupanjatkan untuk memohon belias kasihnya, agar diberi kesempatan untuk bisa menjadi manusia yang lebih baik. Namun proses perbaikan yang kulakukan kala itu rasanya masih terasa kurang, karena saat itu aku belum berjilbab.

Selama proses perenungan yang cukup memakan waktu, semakin terasa ibadah yang kulakukan sia sia tanpa ada jilbab yang melekat, sejak itu lah keinginanku menutup aurat semakin kuat, aku terus berusaha menjeput Hidayah dengan mulai mencari cari informasi yang lebih banyak dengan media apapun  dan bertanya tanya kepada orang orang yang sudah menggunakan, yang kurasakan dengan semakin mencari tahu, Allah berikan banyak kemudahan dengan petunjukNYA.

Rasa ragu sebagai manusia pun itu kujalani, hal ini memang biasa, ada rasa khawatir jika tidak berjilbab maka tidak terlihat menarik, terlebih lagi saat ini proses mencari pasangan harus dimulai lagi dari awal dan adapula kecenderungan bahwa jika sudah menutup aurat, maka karir akan terhambat (seperti informasi klise bahwa ada batasan bagi beberapa perusahaan untuk wanita yang menutup auratnya). Namun aku sangat yakin, bahwa jodoh sudah ada yang tentukan, Allah maha pembolak balik hati, Allah akan mengarahkan siapapun pasangan kita kelak dan aku juga berkaca  pada salah satu atasanku yang menutup aurat, aku masih bisa melihat dirinya tetap produktif dan tetap bisa dihargai semua orang di negeri sendiri bahkan di negeri orang lain.

Menyadari bahwa waktu yang kita jalani hanya untuk menunggu ajal dan menyadari pula bahwa aku diciptakan Allah hanya untuk beribadah padanya, maka aku tak ingin terpanggil dengan dalam keadaan tidak memenuhi kewajiban sang pencipta, dan untuk rasa dan cintaku padaNYA, dengan mengucapkan bismillah Tanggal 06 November 2010, Aku mulai berjilbab.

Alhamdullilah dengan berjilbab Allah tidak membuatku kurang dengan keadaan yang ada, satu nikmat hilang, masih banyak nikmat yang sudah Allah berikan padaku.

written by: Listya Suciarti

4 thoughts on “Sedihku Hidayahku

  1. http://google.com mengatakan:

    This really is the 4th post, of your site I read.
    But I personally like this particular one, “Sedihku Hidayahku | Mari Berhijab” the best.
    Thanks ,Rashad

  2. Mizuno MP Golf Clubs mengatakan:

    Hey! Would you mind if I share your blog with my zynga group?

    There’s a lot of folks that I think would really enjoy your content. Please let me know. Cheers

  3. Masya Allah bagus banget Mba..
    Wanita memang diwajibkan utk menutup aurat.
    Mba kalo ada penulisan-penulisan yg baru..Share lg yah..karena akan menjadi inspirasi buatku juga menambah ilmu.
    makasih mba Ucrit :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: