I love My Hijab, My Way of Life

 

Assalamualaikum,

Saya besar dikeluarga Islami, ayah saya sudah sering bertanya “kapan saya akan memakai hijab?” mulai dari saya baligh. Tapi dulu, pertanyaan itu buat saya seperti masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Jawaban saya pun simple “belum siap!”. Dan yang saya lakukan pun sama seperti perempuan-perempuan lain yang belum berhijab, mencari pembenaran kalau berhijab itu harus menunggu kesiapan diri. Jadi jawaban itu selalu menjadi senjata saya kalau ada orang yang bertanya “kapan mau pake hijab?” Tapi entah kenapa, pertengahan tahun 2010 saya mulai memikirkan pertanyaan-pertanyaan itu. Dampaknya, saya mengalami kegelisahan yang luar biasa, tanpa sebab yang jelas, saya mulai merasa tidak nyaman keluar rumah dengan pakaian biasa (kaos lengan pendek dan celana jins), setiap tidur mulai dihantui mimpi-mimpi buruk dan selalu ketakutan.

Awalnya saya takut menceritakan apa yang saya alami kepada keluarga, tapi akhirnya saya memberanikan diri bertanya kepada kakak perempuan saya yang kebetulan sudah terlebih dahulu memakai hijab. Sarannya waktu itu, coba shalat untuk minta petunjuk Allah SWT dan pelan-pelan belajar menggunakan hijab. Tapi saat itu saya masih merasa bimbang karena belum siap untuk meninggalkan baju-baju kesayangan saya dan menutup rambut untuk selamanya. Tapi, ternyata Allah SWT menunjukkan jalanNya. Dari hari ke hari saya semakin mantap untuk menggunakan hijab. Dari mulai saya mengutarakan niat saya ke orangtua, teman-teman dan saudara ternyata semua sangat mendukung. Keluarga pun ikut bantu mengajarkan cara pake hijab dan membantu saya mengumpulkan pakaian2 yang menutup aurat.

Alhamdulillah, tepat hari Raya Idul Adha 2010 saya memutuskan untuk menggunakan hijab. Banyak respon positif yang saya terima namun tidak sedikit respon negatif yang saya dapat. Tapi buat saya pendapat orang tidak bisa mengubah pendirian dan keyakinan saya. InsyaAllah saya tetap istiqomah. Apalagi sekarang memakai hijab sudah tidak bisa dibilang norak, kampungan, atau gak berprestasi, karena ternyata banyak orang-orang sukses yang menggunakan hijab, justru menurut saya kesuksesannya itu buah dari ketaatannya kepada Allah SWT. Dan yang lebih membuat hati saya bangga, teman-teman dan saudara-saudara banyak yang tergerak untuk menggunakan hijab juga. Subhanallah!

Saya yakin cara saya menggunakan hijab belum sempurna, saya pun masih harus banyak belajar tentang Islam. Jangan pernah berfikir kalau kita harus menjadi “sempurna” dulu sebelum menggunakan hijab, justru jadikan hijab itu cara kita bertaqwa kepada Allah SWT dan mencari kesempurnaan dimataNya.

I love my Hijab, my way of life..

written by: Mega Amalia


10 thoughts on “I love My Hijab, My Way of Life

  1. agung uthara mengatakan:

    “Jangan pernah berfikir kalau kita harus menjadi “sempurna” dulu” petikan kata2 ini bener bgt,kita memang gak harus menunggu sesuatu sampai sempurna dulu,karena kita semua tau “kesempurnaan itu gak akan pernah bisa kita dapat” krn kesempurnaan hanya milik sang Khalik.

  2. wed mengatakan:

    what a great women..nice share ega..senang bisa kenal sama kamu dan mba Ratna. Semoga bisa bertemu lagi..:D

  3. esa bachri mengatakan:

    nice story😀

  4. Tressia mengatakan:

    Nice article sistaa,

    Salam kenal dari aq ^-^

  5. mahaditya mengatakan:

    keren..makasih juga udah ngenalin dunia hijab ke saya..i’m so blessed

  6. putri dy mengatakan:

    hampir mirip dengan ceritaku mbak, diingatkan Allah tentang mati sebelum “menutupnya”.. nice!!🙂 semoga dimudahkan menuju proses penyempurnaan

  7. Ega mengatakan:

    Hana Tajima, Dian Pelangi sama Ratna Wulandari, orang2 hebat yang menginspirasikuuu..🙂

  8. Bagus mengatakan:

    Nais written, jadi ikutan terharu :p

    Semoga selalu istiqomah di jalan syariah dan jadi sumber inspirasi bagi muslimah2 lainnya!

  9. ratna wulandari mengatakan:

    nah gitu dwooonk, my sista! ^_^
    aku inget waktu kamu cerita Hana Tajima & Dian Pelangi. kata kamu “mereka udah hebat secara duniawi tapi tetep pake jilbab. aku jadi tambah ga ada apa2nya dibandingin mereka”. (ceritanya sebelum pake jilbab). alhamdulillah sekarang udah belajar untuk menjadi sehebat mereka🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: