Jilbabku, KaruniaMU

Inilah pengalaman saya menggunakan Jilbab. Nama saya Dewi Puspitasari. Saya berusia 21 tahun. Niat menggunakan jilbab semakin kuat ketika saya lulus SMA. Meski gambling awalnya karena menurut saya awal SMA awal masa depan menanti saya. Tapi tak apalah. Toh kegamblingan  itu tidak terlalu kuat dibanding niat saya. Awalnya mama saya tidak terlalu suka. Terlebih niat saya untuk bekerja sambil kuliah. Takut banyak yang tidak menerima wanita berjilbab, berijazah sma untuk menjadi pegawainya. Waktu itu saya sedang menjalin hubungan dengan seseorang, entah karena merasa jenuh, saya tetap memutuskan berjilbab meski waktu itu si dia mengancam akan memutuskan hubungannya dengan saya, saya terima dengan ikhlas sebab menurut dia wanita berjilbab tidak pantas untuk menjalin hubungan dengan laki-laki yg bukan muhrimnya. Masuk akal dan memang seharusnya begitu.. Toh jilbab juga panggilan WAJIB untuk setiap wanita.  Jilbabi tubuhmu sambil sedikit-sedikit menjilbabi hatimu.🙂

Disaat saya sudah mengenakan jilbab, tawaran kerja datang namun mengharuskan saya melepaskan jilbab. Dilematis memang. Disatu sisi saya butuh pekerjaan, tapi disisi lain saya memilih untuk tetap istiqomah. Singkat cerita saya menolak tawaran tersebut. Tak apalah mengganggur, mungkin nanti ada tawaran lagi. Interview dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya, panas, berkeringat, lelah, semua saya jalani meski hasilnya nihil. Namun Alhamdulillah pertolongan dariNya datang. Kakak senior saya menawarkan pekerjaan yang bagus tanpa harus melepas jilbab saya. Subhanallah, Allah tidak pernah tidur. Dia selalu menolong hamba-hambaNya yang mau istiqomah dijalannya.

Tidak sampai disitu saja, tahun 2010 lalu saya menikah dengan pria yang baru 7 bulan saya kenal. Proses yang singkat memang tapi saya bersyukur Allah mengirimkan dia yang menurut saya sempurna disaat yang tepat. Disaat saya masih membutuhkan bimbingan orang lain agar tetap istiqomah dijalanNya.

Kini saya sebagai istri, mahasiswa, dan tengah merintis usaha kecil-kecilan dibidang fashion. Salam hijab untuk semua saudari-saudariku yang cantik.

written by: Dewi Puspitasari

2 thoughts on “Jilbabku, KaruniaMU

  1. Nurul mengatakan:

    Salut untuk mba Dewi… Semoga tetep istiqomah ya.. & menular kepadaku..🙂
    Mau bisnis untuk tambahan uang kuliah mbak?
    Jalan-2 ya ke blog ku..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: