Hijab. Satu kata yang mempunyai arti tatacara berpakaian yang pantas sesuai tuntunan agama Islam. Berhijab memang diwajibkan bagi seluruh muslimah di dunia. Kesejukan, kecantikan, dan keanggunan seorang muslimah akan tampak jelas ketika mengenakan hijab.
Begitupun dengan apa yang saya rasakan. Hijab membuat saya lebih merasakan arti dari seorang muslimah. Muslimah yang sesuai dengan ajaran agama Islam.
Hijab mengubah perlahan tatanan sikap dan santun saya. Ceria dan girly merupakan ciri khas dari hijab yang selama ini saya pakai. Smart, girly, dan beauty menjadi fashion andalan saya dalam berhijab. Namun, tetap syar’i dan trendy.
Tahun 2010 menjadi sebuah awal yang baru untuk saya mulai berani untuk tampil beda dari sebelumnya, yaitu mengenakan hijab.
Lahir dan besar sebagai seorang muslim merupakan karunia yang luar biasa dan tidak bisa diukur dengan apapun. Lebih bahagia lagi, saya sudah berpikir untuk menutup aurat pada usia 18 tahun dan 2 tahun yang lalu saya resmi berjilbab.
Bismillahirrohmaanirrohiim..
Assalamu’alaikum Wr. Wb.







Kulangkahkan kaki ini menuju lantai basah penuh gemercik air di 3/4 malam kala itu, merangsang aura dingin yang menyentuh dari telapak kaki hingga pundak. Ku ambil air yang mengalir memenuhi kedua telapak tangan yang mungkin tak lepas dari dosa, kubasuhkan air suci pada wajah yang membuat ku benar-benar tersadar akan berhadapan dengan yang maha kuasa di shalat tahajud.
Beberapa waktu lalu saya sempat bertemu dengan dua teman lama. Pertemuan saya yang pertama ditemani dengan salah seorang sahabat lama yang bisa dikatakan belum lama menggunakan hijab. Dari berbagai obrolan kami, akhirnya ia melontarkan satu pertanyaan. “Zu, lo sampe sekarang masih ada kepikiran buat buka jilbab engga?”. Saat itu saya cuma tersenyum sebelum memberikan jawaban.
